Nama Makanan 'SATE' di Berbagai Negara di Belahan Dunia
![]() |
| Sate Kakul Sunda |
Sate (atau satay) memiliki berbagai nama sebutan di berbagai negara di dunia. Berikut beberapa nama sebutan di antaranya:
Asia Tenggara
-
Indonesia & Malaysia: Sate / Satay
-
Thailand: Sate (สะเต๊ะ)
-
Filipina: Satti
-
Vietnam: Thịt nướng
Asia Timur & Selatan
-
Tiongkok: Chuan (串)
-
Jepang: Yakitori (untuk sate ayam), Kushiyaki (untuk berbagai jenis sate)
-
India & Pakistan: Seekh Kebab (terbuat dari daging cincang, mirip sate lilit)
Timur Tengah & Afrika
-
Turki: ÅžiÅŸ Kebap (Shish Kebab)
-
Iran: Kebab Koobideh (mirip sate lilit)
-
Arab Saudi & Timur Tengah: Shish Taouk (sate ayam khas Arab)
-
Afrika Timur (Kenya, Tanzania): Nyama Choma
Eropa & Amerika
-
Yunani: Souvlaki
-
Spanyol & Amerika Latin: Pinchos / Anticuchos (khususnya di Peru)
-
Brazil: Espetinho
-
Portugal: Espetada
Di Eropa dan Australia, sate dikenal dengan berbagai nama yang terinspirasi dari budaya lokal atau komunitas imigran. Berikut beberapa sebutannya:
Eropa
-
Yunani: Souvlaki – Mirip sate, biasanya dibuat dari daging babi, ayam, atau domba, disajikan dengan roti pita dan saus tzatziki.
-
Spanyol: Pinchos – Tusukan daging kecil yang sering disajikan sebagai tapas.
-
Portugal: Espetada – Daging panggang yang ditusuk, populer di Madeira.
-
Belanda: Saté – Dibawa oleh imigran Indonesia, sangat populer dan biasanya disajikan dengan saus kacang.
-
Jerman: Schaschlik – Tusukan daging (sering dengan paprika dan bawang), berasal dari pengaruh Turki dan Rusia.
Australia
-
Australia: Umumnya tetap disebut Satay, terutama karena pengaruh budaya Asia Tenggara. Sate ayam dengan saus kacang sangat populer di restoran dan BBQ Aussie.
-
Selain itu, di komunitas yang lebih luas, konsep sate sering disebut Kebabs (dipengaruhi oleh kebab Timur Tengah) atau Skewers dalam acara barbekyu.
Nama dan variasinya sangat beragam, tetapi konsep dasarnya tetap sama: daging yang ditusuk dan dipanggang.

Posting Komentar